Suasana Pelaksanaan Pemungutan Suara Untuk Wilayah Jakarta Barat, Khususnya Pada TPS “Sepuluh” Jalan Tanjung Duren Utara 1

Foto kiri : "Warga Masyarakat Sedang Bersabar Menunggu Dipanggil. Foto kanan : "Petugas KPPS TPS 10 Jalan Tanjung Duren Utara 1.

Meskipun pada Rabu (14/2/2024) wilayah Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan deras, ada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jakarta Barat terdampak banjir akibat hujan, namun pelaksanaan pemungutan suara tetap dilaksanakan di lokasi jalan tanjung duren utara 1 lancar khususnya di TPS 10.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 10, Supriadi, telah menyampaikan kepada Media ansubanews.com, untuk TPS 10 ini kami peroleh jumlah 251 DPT (Daftar Pemilih Tetap) plus dengan ada tambahan, sehingga untuk total dikeluarkan dari kotak suara sejumlah 257.

Petugas KPPS TPS 10 Kanan ke Kiri (Caca, Supriadi-Ketua, Murtini, Prapti Wahyuni, Maryo, Johan dan Deni)

Untuk warga yang mengikuti proses hak pilih pada TPS 10 dari lingkungan RT 08, RT 9 dan RT 10, dilayani oleh petugas KPPS 7 orang diantaranya Supriadi, Prapti Wahyuni, Maryo, Murtini, Johan, Deni dan Caca, pengawas 1 dan saksi 3 orang. Ungkap Ketua TPS 10.

Hasil perhitungan suara Calon Presiden & Wakil Presiden pada TPS 10 dimenangkan oleh Pak Prabowo-Gibran.

Saya selaku Ketua KPPS, berterima kasih kepada warga masyarakat yang sudah ambil bagian dalam berikan hak pilihnya di TPS 10. Dan teman-teman yang sudah sangat membantu dan menuntaskan secara menyeluruh pekerjaan diberikan oleh Negara dalam kegiatan Pemilu serentak 2024 ini khususnya di TPS 10 hingga larut malam sampai pagi dini hari sekitar jam 5 pagi baru kami tidur.  Ungkap Supriadi.

Sementara terinformasikan bahwa seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilu 2024 di Jakarta Barat yang berjumlah 7.169 masuk kategori kurang rawan.

“Jadi di Jakarta Barat kan ada 7.169 TPS. Itu seluruh TPS yang ada di Jakarta Barat masuk kategori kurang rawan,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi kepada awak media.

Syahduddi mengatakan bahwa TPS di Jakarta Barat (Jakbar) digolongkan menjadi kurang rawan berdasarkan beberapa indikator, termasuk indeks kerawanan pemilu.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi (Foto tangkapan layar ansubanews.com/Fredi Yermi Nase)

“Berdasarkan data yang kita terima, berdasarkan indeks kerawanan pemilu, kemudian juga dari analisis intelijen dan juga pengalaman dari pelaksanaan Pilpres di 2019 yang lalu,” ujar Syahduddi.

Terkait kategori TPS kurang rawan tersebut, Syahduddi menerapkan pola pengamanan “2-16-32” untuk wilayah setempat.

“Sehingga ketika masuk kategori kurang rawan, kita menerapkan pola pengamanan sesuai dengan kriteria tersebut. Jadi kita menerapkan pola ‘2-16-32’,” ujar Syahduddi.

Dalam pola tersebut, dua polisi akan mengawasi 16 TPS dengan dibantu 32 petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas).

“Jadi tiap-tiap anggota Linmas dan masing-masing dua orang (polisi), akan bersiaga di tiap-tiap TPS, baik di pintu masuk maupun di pintu keluar,” kata Syahduddi.

Dengan pola pengamanan tersebut, pihaknya menyerahkan sekitar 900 personel polisi dan lebih dari 14.000 personel Linmas untuk mengamankan TPS pada 14 Februari 2024.

 

(Redaksi)

Array
Related posts
Tutup
Tutup