Masyarakat Sulamu Mengucapkan Terima Kasih, Kepada Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono, Pada Rabu (25/2/2026) Di Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Dalam Rangka Selesai 100% Proyek KNMP “Sulamu”. Proyek Ini Tertuang Dalam Keputusan Menteri KKP No. 55 Tahun 2025, Dengan Menyedot Anggaran Miliaran Rupiah.

Foto : Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono (pakai topi-tengah) dan Ketua Koperasi Merah Putih Kel. Sulamu, Ibu Yessi BIderosari (kanan)

Jakarta, Ansubanews.com – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dirancang sebagai bagian dari agenda besar pembangunan nasional, sejalan dengan visi “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”.

Program ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita, khususnya melalui penguatan swasembada pangan dan pembangunan dari desa untuk menghadirkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui strategi ekonomi biru kementerian kelautan dan perikanan.

Program prioritas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) resmi meluncur menyasar 65 lokasi pesisir pada tahap awal pembangunan di tahun 2025. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pelaksanaan program ini untuk mendukung peningkatkan produktivitas, kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana prasana perikanan dari hulu sampai hilir.

Menurut Ketua Tim Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Trian Yunanda, setiap titik lokasi menyedot anggaran 20,6 miliar rupiah, untuk saat ini 65 kampung nelayan yang siap dibangun pada tahap I 2025, dalam konferensi pers di Jakarta.

Pembangunan KNMP mencakup sarana dan prasarana produksi, balai pelatihan dan pelaksanaan pelatihan, serta pusat UMKM dan pasar ikan. Beberapa rincian bangunannya seperti dermaga, gedung beku, pabrik es, balai pelatihan, shelter coolbox, sentra kuliner, stasiun pengisian bahan bakar minyak khusus nelayan, ruang ibadah, tempat pengelolaan sampah, bengkel kapal, hingga kantor pengelolaan.

“Selain pembangunan fisik, social engineering juga dilakukan untuk pengembangan sumber daya manusia, koperasi, kewirausahaan, termasuk kelengkapan sertifikasi, standarisasi dan perizinan. Langkah ini agar masyarakat pengelola memiliki kemampuan pengelolaan fasilitas yang ada, serta mampu mengembangkan usaha yang dijalankan menjadi berkelanjutan seperti yang sudah berjalan di Biak, Papua,” ungkap Trian dalam konferensi pers KNMP di Kantor KKP di Jakarta.

Program ini bukan hanya membangun sarana prasana, tapi bagaimana mengubah wajah kampung nelayan yang selama ini dikenal sebagai kantong-kantong kemisikan menjadi lebih produktif, modern, dan berdaya saing. Para nelayan selama 80 tahun ini sudah menjadi penggerak ekonomi nasional dan penyedia protein bangsa, namun masih banyak yang belum sejahtera.

Pembangunan di tiap-tiap lokasi KNMP direncanakan akan memakan waktu sekitar 3,5 bulan untuk tahap pertama. Hasil program ini juga diplot untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui produk kelautan perikanan.

 

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) “Sulamu”

Mengawali rangkaian safari Ramadan saya, Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (25/2).

KNMP Sulamu merupakan salah satu lokasi tahap I yang proses pembangunannya telah rampung 100 persen. Dalam waktu dekat, kawasan ini akan sepenuhnya diserahterimakan dan dikelola oleh koperasi merah putih setempat agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kehadiran KNMP diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di Desa Sulamu, meningkatkan produktivitas, memperkuat kelembagaan nelayan, serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi keluarga pesisir.

Semoga langkah ini menjadi awal kebangkitan ekonomi nelayan dan menghadirkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Ungkap Menteri SWT.

Turut hadir membersamai dengan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, diantaranya Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, polikus PAN,  Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Bupati Kupang Yosep Lede, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Hengky Febrianus Loden.

Sementara dari Sulamu Ketua Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan “Sulamu”, Yessi BIderosari biasa disapa Shinta Lona, bangga dengan kehadiran Menteri KKP Bapak Sakti Wahyu Trenggono di Sulamu, dan selaku Ketua KMP Kelurahan Sulamu siap dukung penuh, sangat menyambut dengan optimisme untuk infrastruktur yang ada ini, akan disosialisasikan serta mengkonsolidasikan secara maksimal membersamai dengan masyarakat pesisir sulamu. Doakan agar kami sukses ya. Ungkapnya kepada “ansubanews.com” di Jakarta.

(Fredi Yermi Nase / ansubanews.com)

Array
Related posts
Tutup
Tutup